Kamis, 09 April 2015

Hutang mengancam keberadaan kedai Filosofi Kopi yang didirikan oleh Jody dan Ben. Di tengah perjuangan mengatasi hutang dan belitan konflik di antara mereka, seorang pengusaha muncul dengan tantangan yang sanggup menyelamatkan Filosofi Kopi. Dengan keahliannya Ben berhasil meracik kopi yang diberi nama Perfecto, sampai kehadiran El yang mengatakan ada kopi yang lebih baik ketimbang mahakarya Ben meruntuhkan semuanya. Ben dan Jody tidak punya pilihan selain pergi mencari Kopi Tiwus yang akan menentukan kelangsungan Filosofi Kopi dan persahabatan mereka.
Jenis Film : Drama
Produser : Anggia Kharisma, Handoko Hendroyono, Glenn Fredly
Produksi : Visinema Pictures
Sutradara : Angga Dwimas Sasongko
Pemain : Chicco Jerikho
              Rio Dewanto
              Julie Estelle
Setelah lepas dari era tanam paksa di akhir tahun 1800, Hindia Belanda (Indonesia) memasuki babak baru yang berpengaruh ke kehidupan masyarakatnya. Yaitu dengan gerakan Politik Etis yang dilakukan oleh pemerintah Belanda. Tetapi kemiskinan masih banyak terjadi. Rakyat masih banyak yang belum mengenyam pendidikan dan kesenjangan sosial antar etnis dan kasta masih terlihat jelas.
Oemar Said Tjokroaminoto (Tjokro) yang lahir dari kaum bangsawan Jawa dengan latar belakang keislaman yang kuat, tidak diam saja melihat kondisi tersebut. Walaupun lingkungannya adalah keluarga ningrat yang mempunyai hidup yang nyaman dibandingkan dengan rakyat kebanyakan saat itu. Ia berani meninggalkan status kebangsawanannya dan bekerja sebagai kuli pelabuhan. Dan merasakan penderitaan sebagai rakyat jelata.
Tjokro berjuang dengan membangun organisasi Sarekat Islam, organisasi resmi bumiputera pertama yang terbesar, sehingga bisa mencapai 2 juta anggota. Ia berjuang untuk menyamakan hak dan martabat masyarakat bumiputera di awal 1900 yang terjajah. Perjuangan ini berbenih menjadi awal-awal lahirnya tokoh dan gerakan kebangsaan.
Tjokro yang intelektual, pandai bersiasat, mempunyai banyak keahlian, termasuk jago silat, ahli mesin dan hukum, penulis surat kabar yang kritis, orator ulung yang mampu menyihir ribuan orang dari mimbar pidato, membuat pemerintah Hindia Belanda khawatir, dan membuat mereka bertindak untuk menghambat laju gerak Sarekat Islam yang pesat. Perjuangan Tjokro lewat organisasi Sarekat Islam untuk memberikan penyadaran masyarakat, dan mengangkat harkat dan martabat secara bersamaan, juga terancam oleh perpecahan dari dalam organisasi itu sendiri.
Rumah Tjokro di Gang Peneleh, Surabaya, terkenal sebagai tempat bertemunya tokoh-tokoh bangsa Indonesia kelak. Di rumah sederhana yang berfungsi sebagai rumah kos yang di bina oleh istrinya, Suharsikin, Tjokro juga mempunyai banyak murid-murid muda yang pada akhirnya menetas, dan mempunyai jalan perjuangannya masing-masing, meneruskan cita-cita Tjokro yang mulia untuk mempunyai bangsa yang bermartabat, terdidik, dan sejahtera. Salah satu muridnya di Peneleh adalah Bapak Proklamator Indonesia, Soekarno.
 Jenis Film : Drama, Biography
Produser : Christine Hakim, Dewi Umaya Rachman, Sabrang Mowo Damar Panuluh, Didi Petet, Nayaka Untara, Ari Syar
Produksi : Yayasan Keluarga Besar HOS Tjokroaminoto, Picklock Production
Sutradara : Garin Nugroho
Pemain : Reza Rahadian
              Christine Hakim
              Didi Petet
 Sepasang suami istri, DANIEL (28) dan MIA (27) baru pindah ke rumah di daerah pegunungan. Daniel mendapatkan projek besar dari kantornya untuk mengurusi perkebunan teh di daerah pegunungan. Namun Mia masih tidak rela pindah ke rumah itu, tetapi Mia menyadari bahwa mereka tidak punya pilihan lain, mereka harus menghemat pengeluaran untuk kelahiran anak pertama mereka. Terlebih rumah itu merupakan peninggalan terakhir dari orang tua Mia yang sudah meninggal.
Pada suatu hari Daniel menemukan botol misterius di salah satu kamar dan menyimpannya. Sejak penemuan botol itu, Mia mengalami banyak kejadian misterius, sering menemukan suara-suara aneh. Mia ketakutan dan khawatir akan bayi yang dikandungnya. Mia berusaha mencari tau mahluk apa yang mengikuti dan menerornya selama ini. 
 Jenis Film : Horror
Produser : Gandhi Fernando, Laura Karina
Produksi : Renee Pictures
Sutradara : Billy Christian
Pemain : Dinda Kanyadewi
              Gandhi Fernando
 

Kamis, 02 April 2015

 "Surga itu begitu dekat. Tapi, mengapa kita sibuk mengejar yang jauh?"
Sejak kecil Ramadhan terpaksa berpisah dengan kedua orang tuanya ketika Abuya (Budi Khairul) dan Umi (Elma Theana) mengirimkannya ke sebuah pesantren yang dipimpin oleh Ustadz Athar (Ustadz Ahmad Alhabsyi). Hidup jauh dari orang tua tak membuat kenakalan Ramadhan berkurang. Akibatnya ia sering dihukum Ustadz Athar, di antaranya melakukan dakwah di kuburan dan tempat-tempat yang ramai. Hukuman ini terpaksa mereka jalani meskipun harus menghadapi celaan, hinaan, bahkan terkadang ancaman.
Hidup Ramadhan dewasa (Husein Alatas) berubah saat Ustadz Athar menyampaikan kabar yang mengharukan. Ternyata selama ini biaya belajarnya dibayar oleh Abuya dengan mendonorkan ginjal pada Ustadz Athar yang memang sakit-sakitan. Kenyataan ini sangat memukul dan menyadarkan Ramadhan. Ia pun bercita-cita senantiasa membaktikan ilmunya.
Akan tetapi godaan tetap datang yang membuat Ramadhan di persimpangan jalan. Dia bertemu Kirana (Zeezee Shahab), dan berhubungan semakin dekat. Namun perkenalan dengan Kirana menyisakan rasa cemburu Nayla (Nina Septiani), yang sudah menjadi teman akrab Ramadhan sejak kecil. Selain itu, keinginan lama Ramadhan untuk menjadi artis pun bangkit kembali. Tanpa menghiraukan perasaan Ustad Athar dan kedua orang-tuanya, Ramadhan mencoba merantau ke Jakarta.
Sementara itu Umi yang sakit-sakitan terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit dan akhirnya kehilangan kemampuan bicara, sedangkan Abuya sudah kehilangan satu ginjalnya demi masa depan Ramadhan.
Peristiwa demi peristiwa membenturkan Ramadhan pada kenyataan kehidupan.
 Jenis Film : Drama, Religi
Produser : Putut Widjanarko, Avesina Soebli, Nadjmi Zen
Produksi : Mizan Productions, Nava Productions
Sutradara : Aditya Gumay
Pemain :  Ustadz Ahmad Alhabsyi
               Elma Theana
               Husein Alatas
 Berkisah tentang cita-cita seorang pembuat film yang mendadak terhenti oleh sebuah kejadian. Dinamika teman-teman di sekitarnya dan kebutuhan untuk membayar sewa kantor membuat ia harus bergerak dan menerima tawaran untuk membuat film religi. Sebuah genre yang selalu dihindarinya. Tanpa disadari, ia terseret dalam sebuah perangkap kehidupan: sejauh mana ia bisa pertahankan cita-citanya dengan kemungkinan-kemungkinan kehidupan yang sepertinya punya kehendak sendiri. 
Jenis Film : Drama
Produser : Bernice Helena
Produksi : Metafor Pictures Production
Sutradara : Richard Oh
Pemain : Joko Anwar
             Ario Bayu
             Fachri Albar

Kamis, 26 Maret 2015


Di Bangkok, Renata bertemu dengan Don Glenn (Chris Laurent) yang sedang berlibur bersama Quin (Ervan Naro). Melihat kecantikan Renata, Don yang seorang pembalap tapi romantis itu, langsung jatuh hati. Tapi Don hanya bisa memendam rasa karena ia tahu bahwa Renata datang ke Bangkok untuk bertemu dengan pacarnya. Alhasil, Don hanya bisa mengungkapkan perasaannya dengan menulis kata-kata mutiara yang selama ini menjadi hobinya. 
 Ternyata kejutan yang disiapkan Renata dan Bejo untuk Krisna gagal total. Saat itu, Renata dan Bejo memergoki Krisna sedang bermesraan dengan seorang wanita. Hal ini membuat Renata kecewa dan patah hati. Don merasa iba pada Renata. Ia lalu berusaha untuk menghibur Renata dan terus memberinya semangat dengan kata-kata mutiaranya. Ternyata upaya Don membuahkan hasil, Renata merasa senang, Don pun semakin suka pada Renata. Bagi Don, “ternyata balapan lebih gampang dari jatuh cinta, adrenalin naik hanya pada saat start, setelah itu semuanya biasa. Sedangkan jatuh cinta, seperti balapan yang tidak pernah ada garis finishnya”. 
Krisna yang kemudian tahu bahwa Renata datang ke Bangkok, merasa kesal dan kecewa karena tidak pernah diberi tahu. Apalagi ketika Krisna melihat Renata berduaan dengan Don. Krisna kesal pada Renata, ia juga marah pada Don, hingga mereka sempat berselisih. 
Apa yang dilakukan Krisna pada Renata dan Don? Apa sikap Don yang berada di tengah-tengah hubungan antara Krisna dengan Renata? Apa yang menjadi keputusan Renata terhadap masalah ini?
 Jenis Film : Romantic, Comedy
Produser : KK Dheeraj
Produksi : K2K Pictures
Sutradara : Yoyok Sri Hardianto
Pemain : Mika Tambayong
              Saurabh Rajj
Setelah menyelamatkan panti jompo dari ancaman bom, GITO (Deddy Mahendra Desta) dan ROJAK (Judika Sihotang) berkenalan dengan ABDUR (Abdur Arsyad). Mereka kembali bertemu saat mendapat tugas untuk membina calon petugas Damkar, dibawah pimpinan KOMANDAN DICKY (Bucek).
Di antara anak baru, ada RADIT (Tarra Budiman) yang dipaksa oleh ayahnya jadi petugas Damkar. SISI (Enzy Storia) dari kecil bercita-cita jadi petugas Damkar seperti profesi almarhum ayahnya. DIPO (Dion Wiyoko) anak PENGUSAHA (Ferry Salim) yang memiliki jiwa sosial tinggi, dan terobesi untuk menolong orang banyak.
Radit berusaha merebut perhatian Sisi tapi Sisi malah tertarik sama Dipo. Padahal Dipo punya pacar bernama TISHA (DJ Una).
Berkah buat Rojak yang selalu dikejar soal jodoh oleh ibunya, MAK SONDANG (Lina Marpaung).  Rojak langsung jatuh cinta pada KIRANA (Marissa L Nasution) kakak Sisi sejak pandangan pertama. Sedangkan Gito mengejar NOVI (Girindra Kara), sesama petugas Damkar tapi gagal terus.
Dipo selalu dapat pujian karena smart dan bertanggung jawab. Radit kebalikannya selalu diomeli om-nya, Komandan Dicky.  Itu membuat Radit dan Dipo berselisih. Situasi tambah ruwet ketika ayah Dipo datang ke markas bersama Tisha, dan meminta Dipo resign. Pada saat bersamaan, ada panggilan kebakaran di gedung perkantoran. Seorang Pria Gila, ARIEL (Volland Humonggio) membakar gedung dan menyandera Bos. Rojak yang jago berkelahi, akhirnya dapat mengalahkan Ariel. Sementara Sisi karena memikirkan Dipo, jadi kurang konsentrasi hingga nyaris membahayakan petugas lain. Komandan Dicky menskors Sisi. Radit marah dan memutuskan resign.
Permasalahan Sisi, Radit dan Dipo membuat Gito dan Rojak ingin berbuat sesuatu. Mereka mengatur strategi agar ketiganya bisa berdamai dan membantu mengatasi banjir besar yang melanda Jakarta, dengan melibatkan Komandan JOE (Joe P Project) juga mobil Si Jago Merah. Apakah strategi mereka berhasil.
 Jenis Film : Drama, Komedi
Produser : Chand Parwez Servia, Fiaz Servia
Produksi : Starvision
Sutradara : Raymond Handaya
Pemain :  Tarra Budiman
               Judika Sihotang
               Marissa L Nasution 
 

Kamis, 19 Maret 2015

Lima sekawan baru saja melakukan perjalanan mendaki gunung. Di tengah perjalanan pulang, mobil yang mereka kendarai mengalami kecelakaan. Mereka pun bermaksud mencari bantuan di sebuah kampung. Ternyata yang mereka temui adalah sekawanan zombie.
Bagaimana kisahnya sehingga seluruh penduduk kampung ini berubah menjadi zombie? Dan, bagaimana pula mereka dapat keluar dari kampung zombie ini?
 Jenis Film : Drama, Horror
Produser : Yoen K, Ody Mulya
Produksi : Maxima Pictures
Sutradara : Billy Christian
Pemain : El Jalaluddin
              Axel Mathew
 Kristal Bulan telah disalahgunakan untuk menguasai dunia dengan gerhana abadi dan membangkitkan makhluk-makhluk jahat. Putri Bintang meminta bantuan Singa Pemberani untuk menemukan Pangeran Petir (kakaknya) agar segera mendapatkan kembali Kristal Matahari, merupakan satu-satunya Kristal yang dapat menghentikan kegelapan.
Singa Pemberani dan kawan-kawannya harus segera menyatukan ketiga bagian Kristal Matahari, sebelum kegelapan berkuasa diatas dunia untuk selamanya. Namun semua itu tidaklah mudah! Dengan Buku Mantralis, Sunny dan Kapten Jenggot, harus menghadapi Shadow Master (sang penguasa kegelapan) yang telah bangkit kembali dan semakin kuat. Dan kali ini dia membawa sekutu dari dunia kegelapan yang tak kalah jahatnya.
 Jenis Film : Animation, Adventure
Produser : Lucki Lukman Hakim, Genesis Timotius, Christofer Santosa
Produksi : Batavia Pictures
Sutradara : Alvin Chung, Jerry Yu Ching, Nickson Fong
Pemain : Giring Nidji
               Rachel Amanda.

Kamis, 12 Maret 2015

Nadine (23 tahun)adalah seorang wanita karir, yang dalam waktu dekat akan menikah dengan Terry (25 tahun), kekasihnya. Bagi Nadine pernikahan adalah keputusan mutlak seumur hidupnya yang harus berlangsung sempurna. Nadine mendambakan rumah tangga yang tenang, damai dan tentram. Tanpa gangguan apapun. Ia percaya, Terry adalah lelaki terbaik yang akan setia mendampinginya selamanya dalam bahtera cinta kasih dan sayang. Persiapan pernikahan dikerjakan mereka berdua.
 Nadine tinggal di rumah hasil jerih payahnya sendiri. Rumah besar dan mewah.Di tengah hari-hari persiapan menjelang pernikahan Nadine,kejadian aneh dan mengerikan mengusik ketenangan Nadine. Nadine kerap merasakan diawasi oleh sesuatu yang tak kasatmata. Sesuatu yang sulit dicerna akal sehat namun nyata terlihat di alam sadarnya.
 Sementara itu di sebuah apartemen, seorang fotografer bernama Yudha (25 tahun), berkenalan dengan Samara (25 tahun). Sosok gadis yang dingin dan misterius. Selama di apartemen itu, Yudha kerap mengalami kejadian-kejadian aneh.
 Hingga satu hari, Yudha didatangi Nadine. Nadine ingin minta tolong Yudha mempersiapkan foto wedding dirinya dan Terry. Di sinilah, Nadine mulai mencurigai adanya hubungan rahasia antara Samara dan Terry kekasihnya. Setelah Nadine menemukan foto Terry dan Samara tengah bermesraan saat Yudha memasuki apartemen Samara.
 Sementara itu Terry, harus mendapatkan dendam arwah gentayangan, yang selama ini menggentayangi Nadine dengan sosoknya yang menyeramkan. Terry terus-menerus mendapatkan dendam mematikan dari arwah gentayangan. Arwah gentayangan menuntut kematian Terry.
Bagaimana akhir dari semua teror arwah gentayangan terhadap Terry?
Jenis Film : Horror
Produser : Nayato Fio Nuala
Produksi : My Dream Pictures
Sutradara : Nayato Fio Nuala
Pemain : Bertrand Antolin
              Masayu Anastasia
              Stuart Collin

DUH, sakitnya itu di sini (nunjuk ke dada, Red.) dikhianati pacar tercinta. Dunia seakan mau runtuh. Apalagi putus cinta diterima saat ingin merayakan satu tahun jadian. Pengalaman buruk diputus cinta ini dialami Amaya!
 Mau marah? Balas dendam? Sakit hati? Sudah pasti! Apalagi sahabat-sahabat Amaya mendukung rencananya ini. Termasuk cara-cara unik yang dilakukan Rini ngerjain Hary demi membalaskan sakit hati Amaya. 
 Puas? Tentu saja tidak. Justru kebencian dan dendam membuat hidup Amaya makin tak berarti. Obat luka cinta ternyata mudah: ikhlas dan lupakan kenangan pahit! (Kalau bisa buruan move-on). 
 Tak gampang itu sudah pasti. So, temukan caranya di film yang diangkat dari novel laris karya Ninit Yunita, Kok Putusin Gue? 
 Jenis Film : Drama
Produser : Ravi Pridhnani, Helfi Kardit
Produksi : Studio Sembilan Production & 0708 Films
Sutradara : M. Harmoko
Pemain : Stefan William
              Dara The Virgin
              Mita The Virgin.
Hubungan sepasang kekasih Rocky dan Cindy, mendapat tentangan dari orang tua masing masing. Mereka dijodohkan dengan pilihan keluarganya, sehingga pasangan ini memutuskan untuk mati bersama dengan jalan bunuh diri.
Lemon, banci yang menjadi sahabat Cindy juga ikut berkeinginan untuk bunuh diri, karena tuntutan orang tuanya yang menginginkan Lemon menjadi pria sejati dengan menikahi seorang wanita. Disisi lain sahabat Rocky seorang penulis scenario bernama Daniel, mempunyai keinginan untuk bunuh diri dikarenakan sedang mengalami stress yang sangat berat. 
Mereka berempat bergabung untuk melakukan niat bunuh diri tersebut, dengan sebelumnya memutuskan untuk liburan bersama sebelum melakukan eksekusi bunuh diri. Rumah tua dekat pantai menjadi pilihan mereka. Ternyata rumah tua tersebut menyimpan sejarah berdarah yang membuat kelompok bunuh diri ini mulai diteror dengan hal-hal alam ghaib. Terlebih kunjungan mereka bertepatan dengan malam Jumat Kliwon. 
 Satu orang dari mereka keraksukan roh jahat penunggu rumah tersebut dan menjadikan liburan di detik-detik terakhir hidup mereka berubah total.
Jenis Film : Horror
Produser : Gobind Punjabi
Produksi : Sentra Mega Kreasi
Sutradara : George Hutabarat
Pemain : Fauzan Nasrul
              Marcella Daryanani

Kamis, 05 Maret 2015

Masa kanak-kanak dilaluinya dalam serba keterbatasan, Kwee Tjie Hoei (Rio Dewanto) sangat ingin menjadi insinyur elektro sejak pertama dia bersentuhan dengan solder dan perangkat elektronika.

Akibat masa kerja yang dilaluinya dengan keras itu, Kwee Tjie Hoei, kelulusannya di SMA menjadi bersamaan dengan sang adik Kwee Tjie Ong (Dion Wiyoko). Salah satu dari mereka harus berkorban untuk menghidupi dan membiayai sekolah yang lain. Kwee Tjie Hoei lagi-lagi akhirnya memutuskan untuk melepaskan mimpinya dan membiarkan sang adik agar masuk jurusan kedokteran yang dia idamkan.  Sejak itu hari-hari Kwee Tjie Hoei tak pernah lepas dari kerja keras.
Menjadi guru olah raga adalah pekerjaan tetap pertama Kwee Tjie Hoei.  Dia mengajar di sekolah Tionghoa bernama Nan Hua. Hari pertama mengajar dia menangani kelas dan berkenalan dengan murid perempuan bernama Lim Kwei Ing  (Laura Basuki) yang membuatnya jatuh cinta, namun Kwee Tji Hoei berusaha menjaga jarak. Selain karena dia adalah guru, Lim Kwei Ing  berasal dari keluarga kaya. Ayahnya pemilik bank besar di Bandung. Akhirnya pada tahun 1959, Kwee Tjie Hoie dan Lim Kwei Ing menikah.
Ketika masa peraihan Orde Lama ke Orde Baru, Lim Khe Tjie dicekal tak bisa kembali ke Indonesia, tertahan di Hong Kong. Sementara bisnis Bank  mengalami kesulitan besar di ambang pailit, karena banyak pengkhianat yang menggerogoti asetnya dari dalam.
Kwee Tjie Hoei berhasil memukul mundur jajaran direksi nakal dan menggiring mereka diproses kejaksaan, bahkan, karena dipandang sebagai kasus perbankkan penting di tahun itu.  Kini Bank sudah bersih dari pengkhianat. Kwee Tjie Hoei juga berhasil melepaskan Bank dari dikte dan ancaman pihak pihak arogan. Hari-hari baru dijalani Kwee Tjie Hoei dan karyawannya dengan semangat menggebu untuk mengejar semua ketertinggalan.
Sayangnya, kondisi ekonomi tidak berpihak pada mimpi besar mereka. Tahun 1965 terjadi kekacauan politik, ekonomi dan keamanan yang menyebabkan pemerintah harus mengambil kebijakan moneter menurunkan nilai uang Rp.1000 menjadi Rp.1,-. Masyarakat segera saja panik, terutama mereka yang menabungkan uangnya di bank.
Dalam perjuangannya membangun bisnis yang ditinggalkan sang mertua, Kwee Tjie Hoei mengalami percobaan pembunuhan tiga kali. Ia terus berjuang keras, menggandeng para karyawan dan pimpinan lapis kedua untuk sama-sama mengangkat kondisi terpuruk menjadi stabil. Akhirnya Kwee Tjie Hoei sukses menunaikan amanah sang mertua dalam membangun Imperium Bank .
Hanya 3 senjata pamungkasnya: Tekad, Keyakinan dan Pertobatan. Perjalanan hidup Kwee Tjie Hoei sungguh luar biasa.
Jenis Film : Drama
Produser : Frans Limasnax
Produksi : Emotion Entertainent
Sutradara : Benni Setiawan
Pemain : Rio Dewanto
              Laura Basuki
 
SILENT HERO(ES), sebuah film berbahasa Mandarin yang diproduksi oleh rumah produksi Indonesia, berporos pada perjalanan dua anak muda dari Singkawang (Yong Yong) dan Jakarta (Ah Cheng) yang sangat menyukai barongsai dan ingin membanggakan Indonesia melaluinya, namun mendapatkan penolakan dari keluarga karena berbagai alasan dan latar belakang. 
Dan tanpa diduga, di saat mereka berusaha untuk membawa barongsai ini menjadi suatu kebanggaan Indonesia dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika dengan cara mengikuti festival barongsai, mereka menemukan fakta bahwa tidak mudah untuk bersikap terlalu naïf dan melihat suatu hal hanya dari luar saja. Sehingga kemudian, mereka dihadapkan pada suatu pilihan dan keputusan penting. 
Dalam rangka memeriahkan Imlek dan Cap Go Me, SILENT HERO(ES), hadir sebagai sebuah kategori baru dalam dunia perfilman Indonesia. Film yang mengambil lokasi syuting di Jakarta, Singkawang dan Singapura ini sekaligus memberikan gambaran fakta mengenai bagaimana masyarakat etnis Tionghoa berbahasa dan hidup dalam situasi keseharian. Dikarenakan adanya periode dimana budaya dan literature Tionghoa mengalami pembatasan, terciptalah aksen-aksen unik sebagai percampuran antara bahasa Mandarin, aksen bahasa daerah dan bahasa lokal.
Jenis Film : Drama
Produser : Budhianto Suryanata
Produksi : PT. Duckochan Bravo Imaji
Sutradara : Ducho Chan
Pemain : Freddy Su
              Ivanaldy Kabul 
              Nirina Zubir
IRMAN (23), SINTA (22), PINGKAN (22), ANDI (25), FRANS (25), ALEX (25)  bertugas untuk membuat acara Uji Nyali untuk TV. Kali ini mereka akan mengadakan uji nyali di sebuah rumah sakit tua. Tapi uji nyali kali ini tidak seperti biasanya. Sebelum mereka bertugas, Alex pernah bilang kepada Irman sahabatnya, bahwa dia bermimpi tentang crewnya terjebak di dalam sebuah gedung tua.
Tapi Irman meyakinkan Alex bahwa itu hanyalah sebuah mimpi. Walaupun Irman tahu bahwa intuisi Alex terkadang suka menjadi kenyataan, karena sebelumnya mereka masuk dan bekerja di stasiun tv ini, Irman dan Alex selalu mengalami hal – hal di luar dugaan dengan mengikuti intuisi Alex.
Di gedung tua tersebut mereka bertemu dengan seorang pemuda yang bernama Joko, dan seorang nenek tua bernama Marni, yang sedang mencari cucunya di gedung tua tersebut. Dikarenakan peserta uji nyalinya tidak datang, maka Budi mengejak Marni untuk menjadi peserta uji nyali.
Saat malam tiba, mereka mengalami keanehan dengan peserta pertama, Marni. Saat sedang uji nyali, kamera yang mengawasi Marni mendadak mati. Saat mereka menyusul kesana, senter yang mereka bawa juga mendadak mati secara misterius, sehingga mereka terpencar-pencar.
Saat senter kembali nyala, ada beberapa orang diantara mereka yang sudah tidak ada entah kemana. Mereka terpisah dari teman – temanya. Kini mereka semua berada dalam keadaan terkunci dalam gedung tersebut. Gelap, tanpa petunjuk. Mereka harus berusaha keluar dari gedung tua, dengan atau tanpa temannya.
Apakah Intuisi Alex itu menjadi kenyataan? Apakah mereka terjebak di dalam gedung tua itu selamanya? Dan siapakah yang bisa selamat dari terror yang terjadi di gedung tua tersebut
Jenis Film : Horror
Produser : Mr. Afu, Ricky M, Cheverly, Sendy Febrina
Produksi : 3 Star Films, 88 Films
Sutradara : Vijei Al Fajr
Pemain : Esa Sigit
              Wafda Saifan
              Tamara Tyasmara


Kamis, 26 Februari 2015

 Kisah tentang geng cewek yang dipertemukan oleh takdir dalam sebuah rumah kos-kosan khusus putri, di bilangan yogyakarta... Cerita diawali dengan kedatangan tiga orang cewek dari luar kota yang baru saja lulus SMU bernama SARAH, SOFIA dan DEWI alias DEDEW yg biasa dipanggil 'Didiw'...
Mereka bertiga adalah angkatan terakhir sebagai puzzle pelengkap bagi geng para penghuni kos-kosan dodol yang lebih dulu, seperti Julia, Sasha, Anti, Tere, Elsha, Ugi dan juga para sepuh senior mereka yaitu mbak NUNU si galak dan mbak LASLIE si bijak. Walaupun mulanya untuk menyatukan kemistri di antara mereka tidak terlalu mulus dan bahkan mereka sempat terpecah menjadi dua kubu.
Namun pada akhirnya rasa persahabatan dan kebersamaan mereka mengalahkan semuanya... Mereka saling menjaga dan saling menguatkan ketika salah-satu dari mereka ada masalah... Kekompakan geng kos dodol yang legendaris ini senantiasa bisa menjawab setiap tantangan... Segala persoalan selalu mereka hadapi bersama... Hari-hari panjang kuliah di perantauan menjadi terasa meriah dan penuh warna...
Para cewek cantik dan pemberani ini akan menemukan tiga babak paling berharga dalam petualangan mereka.. Yaitu momen di saat mereka merasa seperti burung yang baru lepas dari sangkarnya, melesat terbang merayakan kemerdekaannya, lalu menemukan cinta di perjalanan dan pada akhirnya menyadari arti kebebasan yang sebenarnya yaitu semata-mata adalah suatu titipan amanah dan tanggung-jawab..
 Jenis Film : Drama
Produser : Erna Pelita
Produksi : RK 23 Pictures
Sutradara : Eman Pradipta
Pemain : Ayudia Bing Slamet
              Indra Sinaga
              Ananda Omesh
Sepanjang hidupnya, Raka senantiasa menjomblo. Cintanya sudah ditolak 22 kali. Incarannya yang ke-23 adalah Amelia. Belajar dari pengalaman kegagalan sebelumnya, kali ini Raka belajar sabar untuk tidak terburu-buru menyatakan isi hatinya. Ketika Raka yakin bahwa Amelia juga menyukai dirinya. Barulah Raka menyatakan isi hatinya. Sialnya,  Raka tewas dilindas truk sebelum Amelia memberikan jawabannya. 
Raka tidak rela mati. Dia protes dan marah di depan makamnya sendiri. Hingga kemudian Raka mengetahui bahwa dia termasuk arwah penasaran, yang masuk dalam golongan setan Pocong. Raka tidak mau menjadi pocong, karena pocong adalah setan paling tidak keren di dunia. Dibungkus kayak lemper tanpa kekuatan apa-apa. 
Hingga kemudian, Raka mengetahui bahwa dunia setan tidak sesederhana yang dia kira. Pocong juga bukan setan yang cupu. Semua yang dia tahu tentang pocong, dari film dan buku, ternyata tidak sesuai dengan kenyataaan sebenarnya. Dunia pocong adalah dunia yang menarik dan dinamis. Kehebatan setan pocong pun luar biasa, termasuk berhubungan dengan manusia. 
Raka bertekad ingin menemui Amelia kembali, mendapatkan jawaban isi hati Amelia padanya.  Apalagi ketika Raka mengetahui bahwa ada Adam, teman kuliah Amelia yang gencar mendekati Amelia. Namun untuk bisa melakukan hal tersebut, Raka harus melalui berbagai ujian khas para pocong. 
Jenis Film : Horror, Comedy
Produser : Mashal, Dheeraj Kishore
Produksi : Ganesa Perkasa Films
Sutradara : Findo Purwono Hw
Pemain : Adzana Bing Slamet
              Yadi Sembako
               Chika Jesssika
 
Ricky Bagaskoro (Rizky Nazar) adalah seorang remaja yang tidak peduli politik, seperti remaja pada umumnya. Padahal ayahnya, Bagas Notolegowo (Ray Sahetapy), sedang mencalonkan diri sebagai seorang presiden Indonesia, menggantikan presiden Jusuf Syahrir (Deddy Sutomo).
Ricky tidak pernah setuju terhadap langkah-langkah yang diambil dalam karir ayahnya. Bagi Ricky, politik itu kotor dan licik. Politik bisa membuat orang berkuasa, tapi bisa juga menyeretnya pada kegelapan. Ketidaksepahaman ini membuat  hubungan Ricky dan Bagas menjadi renggang. Ningrum (Donna Harun), sebagai ibu dan istri yang setia, selalu berusaha menyatukan mereka. 
Di tengah panasnya persaingan, Bagas mampu mengungguli lawan-lawannya yaitu Faisal Abdul Hamid (Rudy Salam) dan Syamsul Triadi (Akri Patrio). Misinya untuk membersihkan Indonesia dari korupsi sejalan dengan keinginan rakyat. Ini membuat pihak-pihak tertentu tidak nyaman, lantas muncul bisikan-bisikan jahat untuk menjatuhkan Bagas. 
Permainan politik terjadi. Dalam waktu singkat, Bagas dijebak dan diseret ke dalam kasus kriminal, dan langsung dituduh sebagai tersangka. Ia harus membuktikan dirinya tidak bersalah, atau ia akan tersingkir dari perhelatan politik selamanya.
Keterpurukan Bagas membuat Ricky penasaran. Ia memutuskan menelusuri kasus tersebut diam-diam. Upaya ini mempertemukan Ricky dengan Krishna Dorojatun (Donny Damara), seorang pengacara terbaik di Indonesia, yang belum pernah kalah di meja hijau satu kali pun. Ricky meminta tolong Krishna untuk menolong ayahnya. Laras (Maudy Ayunda), anak Krishna, tertarik pada kegigihan Ricky dan memutuskan ikut membantu Ricky menyelidiki kasus tersebut.
Usaha diam-diam Ricky dan Laras dalam mencari-cari barang bukti kerap kali merepotkan pihak kepolisian, terutama Iptu Astri (Atiqah Hasiholan) yang ditugaskan mengamankan jalannya kasus Bagas. Pihak yang tidak mau Bagas bebas menyadari gerak-gerik sok pahlawan ini, dan memutuskan untuk membereskan mereka. Keselamatan Ricky dan Laras terancam.
 Di atas itu semua, semakin lama Ricky dan kawan-kawan semakin sadar kerasnya dunia politik, bahwa lawan mereka bukan hanya satu dua orang yang sekadar mencari untung. Krishna memperkirakan ada pihak tertentu yang punya rencana sangat keji dalam mengatur nasib Indonesia. Siapa mereka? Sebagaimana pertanyaan Ricky pada Krishna, “siapa? Pemerintah (presiden)?” Dan ketika Krishna menjawab “lebih tinggi lagi,” siapa sebenarnya yang ada di benak Krishna? Dan siapa pula Satria (Rio Dewanto), pria misterius yang selalu ada di banyak tempat?
Siapa di atas Presiden?
Jenis Film : Drama
Produser : Celerina Judisari, Hanung Bramantyo
Produksi : Mahaka Pictures, Dapur Film
Sutradara : Rahabi Mandra, Hanung Bramantyo
Pemain : Rizky Nazar
              Ray Sahetapy
              Donny Damara